pengertian komputer
1.Pengertian Dasar Komputer
PENGERTIAN DASAR KOMPUTER
Kata Komputer berasal dari bahasa latin Compute yang berarti menghitung di lihat dari arti kata tersebut dapat di tebak bahwa manusia menciptakan komputer pertama kalinya untuk membantu dalam perhitungan .Komputer tidak hanya untuk menghitung saja nemun hampir semua aspek kehidupan dapat di lakukan lebih mudah dan cepat dengan komputer
Sedangkan definisi kata komputer menurut Donald H Sunders :"Sistem Elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan menyimpan data input memprosesnya dan menghasilkan Output di bawah pengawasan suatu langkah -langkah instruksi - instruksi progam yang tersimpan di memory (Stored Progam)
Unsur dalam Komputer
1. Hardware merupakan perangkat keras komputer atau bagian komputer yang nyata dan dapat di sentuh.Secara garis besar perangkat keras komputer terdiri atas dua komponen utama yaitu :
Sedangkan definisi kata komputer menurut Donald H Sunders :"Sistem Elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan menyimpan data input memprosesnya dan menghasilkan Output di bawah pengawasan suatu langkah -langkah instruksi - instruksi progam yang tersimpan di memory (Stored Progam)
Unsur dalam Komputer
1. Hardware merupakan perangkat keras komputer atau bagian komputer yang nyata dan dapat di sentuh.Secara garis besar perangkat keras komputer terdiri atas dua komponen utama yaitu :
- Input
bagian ini memiliki peran dalam memasukkan senua perintah ataupun data ke dalam komputer.Sedangkan komponen input pada komputer yang utama adalah
Keyboard
Merupakan komponen yang sebagian besar perintah di masukkan atau bisa di bilang ibarat mengemudi mobil komponen keyboard ada kemudinya
Sedangkan pada Keyboard mempunyai 3 perintah tombol utama yaitu : Tombol Huruf, Tombol Angka, dan Tobol Fungsi. Ketiganya memiliki peran masing - masing seperti tombol huruf berfungsi untuk memasukkan data dalam bentuk angka.Tombol fungsi untuk memasukkan perintah - perintah Khusus
MOUSE
Pada awal era munculnya komputer komponen ini belom di gunakan namun pada perkembangannya banyak perintah di keyboard yang di anggap kurang lengkap dan kurang cepat.Sehingga di gunakan komponen penunjang untuk keyboard yaitu yang di sebut MOUSE
Scanner
Alat ini tidaklah mutlak harus ada karena peran alat ini yang di perlukan hanya pada kalangan tertentu .Scanner merupakan komponen Input yang memiliki fungsi untuk memasukkan data dalam bentuk gambar dalam komputer.Sehingga dapat di ketahui bahwa pengguna scanner yang banyak adalah kalangan advertising karena alat ini akan sangat membantu desain gambar
Keyboard
Merupakan komponen yang sebagian besar perintah di masukkan atau bisa di bilang ibarat mengemudi mobil komponen keyboard ada kemudinya
Sedangkan pada Keyboard mempunyai 3 perintah tombol utama yaitu : Tombol Huruf, Tombol Angka, dan Tobol Fungsi. Ketiganya memiliki peran masing - masing seperti tombol huruf berfungsi untuk memasukkan data dalam bentuk angka.Tombol fungsi untuk memasukkan perintah - perintah Khusus
MOUSE
Pada awal era munculnya komputer komponen ini belom di gunakan namun pada perkembangannya banyak perintah di keyboard yang di anggap kurang lengkap dan kurang cepat.Sehingga di gunakan komponen penunjang untuk keyboard yaitu yang di sebut MOUSE
Scanner
Alat ini tidaklah mutlak harus ada karena peran alat ini yang di perlukan hanya pada kalangan tertentu .Scanner merupakan komponen Input yang memiliki fungsi untuk memasukkan data dalam bentuk gambar dalam komputer.Sehingga dapat di ketahui bahwa pengguna scanner yang banyak adalah kalangan advertising karena alat ini akan sangat membantu desain gambar
- OutPut
Komponen ini merupakan komponen yang tergolong komponen penghasil atau komponen yang menampilkan hasil dari kata atau perintah yang kita masukkan melalui input.sedangkan komponen Utama OutPut adlah sebagai berikut :
A. Monitor
Komponen yang merupakan televisi ini memiliki fungsi untuk menampilkan data atau perintah yang kita masukkan atau komponen ini di sebut juga komponen OutPut visualisasi monitor dapat di golongkan ke dalam beberapa kelompok berdasarkan kualitas dari gambar yang di hasilkan dan juga komponen di dalamnya.Apabila di lihat dari komponen utama monitor dapat di bagi menjadi 2 OutPut Device.
.:Monitor CRT (Catoda Right Tup):.
Yaitu Monitor ini mempunyai Prinsip kerja dengan menggunakan tabung di dalamnya, sehingga penampilannya tampak besar dengan menggunakan tabung di belakang layar.Monitor CRT memiliki beberapa jenis berdasarkan kualitas gambar yang di hasilkan.
Macam- macam Monitor CRT
1. Monocrome
Adalah Monitor jenis CRT yang hanya bisa menampilkan 2 warna saja.Monocrome di bagi menjadi 2 jenis yaitu
a. Monocrome Black White yaitu monitor CRT yang hanya bisa menampilkan warna hitam dan putih.
b. Monocrome Black Green yaitu Monitor jenis CRT yang hanya bisa menampilkan warna hitam dan hijau.
2. CGA (Color Graphic Adapter)
Adalah merupakan jenis monitor yang dapat menghasilkan warna pada tampilan gambar atau teks monitor sejumlah kurab\ng lebih 16 warna.
3. VGA (Video Graphic Array)
Adalah merupakan jenis monitor yang dapat menghasilkan warna pada gambar atau teks pada monitorsejumlah kurang lebih 256 warna
4. SVGA (Super Video Graphic Array)
Adalah merupakan jenis monitor yang sempurna di banding jenis monitor sebelumnya karena jenis monitor ini mapu menampilkan warna hingga ribuan.
.:LCD:.
Jenis monitor ini sering di gunakan untuk monitor laptob karena monitor ini tidak memerlukan tabung namun menggunakan sejenis cairan atau gell untuk menampilkan gambar.sehingga penampilan LCD keliahatan lebih tipis di banding dengan monitor CRT selain dari keunggulan yang tipis monitor ini juga berlayarkan datar sehingga lebih nyaman untuk mata
Hal- hal yang tidak boleh di lakukan pada LCD(LIQUID CRYSTAL DISPLAY)
1. Menyentuh layar LCD secara langsung dengan menggunakan alat yang keras
2. Menaruh LCD yang dapat mudah tekena sinar matahari secara langsung.
2 PRINTER
Printer merupakan komponen OutPut komputer yang mempunyai fungsi menampilkan hasil dari data yang di masukkan lewat input tampilan hasilnya berupa cetakan di atas kertas ataupun diatas media lainnya.Dalam penggunaannya printer mempunyai berbagai jenis menurut bahan pencetaknya di antaranya adalah.
A. Monitor
Komponen yang merupakan televisi ini memiliki fungsi untuk menampilkan data atau perintah yang kita masukkan atau komponen ini di sebut juga komponen OutPut visualisasi monitor dapat di golongkan ke dalam beberapa kelompok berdasarkan kualitas dari gambar yang di hasilkan dan juga komponen di dalamnya.Apabila di lihat dari komponen utama monitor dapat di bagi menjadi 2 OutPut Device.
.:Monitor CRT (Catoda Right Tup):.
Yaitu Monitor ini mempunyai Prinsip kerja dengan menggunakan tabung di dalamnya, sehingga penampilannya tampak besar dengan menggunakan tabung di belakang layar.Monitor CRT memiliki beberapa jenis berdasarkan kualitas gambar yang di hasilkan.
Macam- macam Monitor CRT
1. Monocrome
Adalah Monitor jenis CRT yang hanya bisa menampilkan 2 warna saja.Monocrome di bagi menjadi 2 jenis yaitu
a. Monocrome Black White yaitu monitor CRT yang hanya bisa menampilkan warna hitam dan putih.
b. Monocrome Black Green yaitu Monitor jenis CRT yang hanya bisa menampilkan warna hitam dan hijau.
2. CGA (Color Graphic Adapter)
Adalah merupakan jenis monitor yang dapat menghasilkan warna pada tampilan gambar atau teks monitor sejumlah kurab\ng lebih 16 warna.
3. VGA (Video Graphic Array)
Adalah merupakan jenis monitor yang dapat menghasilkan warna pada gambar atau teks pada monitorsejumlah kurang lebih 256 warna
4. SVGA (Super Video Graphic Array)
Adalah merupakan jenis monitor yang sempurna di banding jenis monitor sebelumnya karena jenis monitor ini mapu menampilkan warna hingga ribuan.
.:LCD:.
Jenis monitor ini sering di gunakan untuk monitor laptob karena monitor ini tidak memerlukan tabung namun menggunakan sejenis cairan atau gell untuk menampilkan gambar.sehingga penampilan LCD keliahatan lebih tipis di banding dengan monitor CRT selain dari keunggulan yang tipis monitor ini juga berlayarkan datar sehingga lebih nyaman untuk mata
Hal- hal yang tidak boleh di lakukan pada LCD(LIQUID CRYSTAL DISPLAY)
1. Menyentuh layar LCD secara langsung dengan menggunakan alat yang keras
2. Menaruh LCD yang dapat mudah tekena sinar matahari secara langsung.
2 PRINTER
Printer merupakan komponen OutPut komputer yang mempunyai fungsi menampilkan hasil dari data yang di masukkan lewat input tampilan hasilnya berupa cetakan di atas kertas ataupun diatas media lainnya.Dalam penggunaannya printer mempunyai berbagai jenis menurut bahan pencetaknya di antaranya adalah.
.:DOT MATRIX:.
Merupakan jenis printer yang paling hemat , printer ini menggunakan media pita karbon untuk mencetak sehingga biayanya sangat murah akan tetapi kelemahan printer ini tidak mampu untuk mencetak gambar dengan resolusi warna yang tinggi.
.:BUBBLE JET :.
Melihat sisi kelemahan printer dot matrix, maka terciptalah printer jenis BUBBLE JET, Printer ini menggunakan media tinta untuk mencetak data sehingga data cetakan menjadi lebh bagus walaupun di gunakan mencetak data dengan resolusi warna yang tinggi.akan tetapi operasionalnya printer ini lebih mahal di banding dengan printer Dot Matrix.
.:LASER JET:.
Jenis printer ini mempunyai cara kerja yang mirip dengan mesin fotocopy.media yang digunakan semua yaitu semacam serbuk, sehingga hasil cetakannya lebih baik dan lebih cepat di banding dengan printer BUBBLE JET.Tetapi biayanya paling mahal, karena serbuk printer ini harganya tergolong mahal.
3 CPU(Central Proccesing Unit)
CPU merupakan tempat protokolnya komponen- komponen utama yang menjadi penentu kemampuan komputer dalam bekerja.komponen - komponen utama yang dapat mensupport kinerja komputer adalah sebagai berikut :
3 CPU(Central Proccesing Unit)
CPU merupakan tempat protokolnya komponen- komponen utama yang menjadi penentu kemampuan komputer dalam bekerja.komponen - komponen utama yang dapat mensupport kinerja komputer adalah sebagai berikut :
.:PROCESSOR:.
Processor merupakan komponen komputer yang sangat penting, ibarat manusia processor merupakan otaknya sehingga kemampuan komputer sangat di tentukan oleh processor
processor memiliki 2 macam jenis sesuai dengan tempat menempelnya pada motherboard, yaitu jenis Socket(Kotak)dan jenis Slot(panjang).
Kecepatan / Ukuran Processor
1024Hz = 1 KHz (Kilo) 1024Kz = 1 MHz (Mega) 1024MHz = 1 GHz (Giga) 1024GHz = 1 THz (Terra)
.:MAINBOARD/MOTHER BOARD:.
Mother board adalah board utama dalam PC disebut "Mother"karena menjadi tempat utama untuk komputer lain, seperti processor, memory, RAM, BIOS, multi i/o card dan lain - lain.Letak motherboard tergantung dari jenis casing yang digunakan Apabila cassing yang digunakan type dekstop motherboard terletak di bagian paling bawah sedangkan cassing type Tower cassing terletak dibagian samping
.:MEMORY:.
processor memiliki 2 macam jenis sesuai dengan tempat menempelnya pada motherboard, yaitu jenis Socket(Kotak)dan jenis Slot(panjang).
Kecepatan / Ukuran Processor
1024Hz = 1 KHz (Kilo) 1024Kz = 1 MHz (Mega) 1024MHz = 1 GHz (Giga) 1024GHz = 1 THz (Terra)
.:MAINBOARD/MOTHER BOARD:.
Mother board adalah board utama dalam PC disebut "Mother"karena menjadi tempat utama untuk komputer lain, seperti processor, memory, RAM, BIOS, multi i/o card dan lain - lain.Letak motherboard tergantung dari jenis casing yang digunakan Apabila cassing yang digunakan type dekstop motherboard terletak di bagian paling bawah sedangkan cassing type Tower cassing terletak dibagian samping
.:MEMORY:.
RAM(Random Access Memory)
ROM
Bagian yang berada di memory
- Input Storage : digunakan untuk menampung input melalui alat
- Progam Storage : Untuk menyimpan Instruksi - instruksi progam
- Working Storage : Untuk menyimpan data yang akan di olah
- OutPut Storage : Untuk menampung hasil akhir pengolahan data yang akan ditampilkan ke Output
- EDO RAM(yang kecil)
- SD RAM(Lubangnya ada 2)
- DD RAM (Lubang ada 1)
- RD RAM
- TERRA
- GIGA
- MEGA
- KILO
- MILLI
- MICRO
- NANO
- PICO
- FEMTO
- ATTO
2.Proseduan Tahapan-Tahapan Merakit Komputer
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:- Penyiapan motherboard
- Memasang Prosessor
- Memasang heatsink
- Memasang Modul Memori
- memasang Motherboard pada Casing
- Memasang Power Supply
- Memasang Kabel Motherboard dan Casing
- Memasang Drive
- Memasang card Adapter
- Penyelesaian Akhir
1. Penyiapan motherboardPeriksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.2. Memasang ProsessorProsessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket- Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
- Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
- Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
- Turunkan kembali tuas pengunci.
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.Jenis SIMM- Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
- Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
- Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMMCara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan- Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
- sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
- Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
5. Memasang Motherboard pada CasingMotherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:- Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
- Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:- Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
- HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
7. Memasang Kabel Motherboard dan CasingSetelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.- Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
- Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
- Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
8. Memasang DriveProsedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:- Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
- Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
- Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
- Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
- Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
- Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
- Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
- Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.9. Memasang Card AdapterCard adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:- Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
- Pasang sekerup penahan card ke casing
- Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
10. Penyelessaian Akhir- Pasang penutup casing dengan menggeser
- sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
- Pasang konektor monitor ke port video card.
- Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
- Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
- Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
- Siapkan DVD Windows 7 terlebih dahulu, karena kita akan belajar cara menginstall windows 7 dari DVDROM.
- Setting BIOS agar booting dari CD/ DVD.
- Backup data-data penting terlebih dahulu
- Apakah yang anda install adalah laptop ? Jika iya, saya sarankan colokkan charger laptop anda segera. Jangan sampai laptop kehabisan daya pada saat proses instalasi karena akan berdampak buruk pada laptop itu sendiri.
- Siapkan camilan dan minuman karena artikel yang saya buat ini agak panjang hehehehe.
- Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar.
- Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
- Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.
- Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
- Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
- Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
- Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor. Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.
- 1 beep pendek : PC dalam keadaan baik
- 1 beep panjang : Problem di memori
- 1 beep panjang 2 beep pendek : Kerusakan di modul DRAM parity
- 1 beep panjang 3 beep pendek : Kerusakan di bagian VGA.
- Beep terus menerus : Kerusakan di modul memori atau memori video
- 1 beep pendek : DRAM gagal merefresh
- 2 beep pendek : Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
- 3 beep pendek : BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.
- 4 beep pendek : Timer pada sistem gagal bekerja
- 5 beep pendek : Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
- 6 beep pendek : Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
- 7 beep pendek : Video Mode error
- 8 beep pendek : Tes memori VGA gagal
- 9 beep pendek : Checksum error ROM BIOS bermasalah
- 10 beep pendek : CMOS shutdown read/write mengalami errror
- 11 beep pendek : Chache memori error
- 1 beep panjang 3 beep pendek : Conventional/Extended memori rusak
- 1 beep panjang 8 beep pendek : Tes tampilan gambar gagal
- Tidak ada beep : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
- 1 beep pendek : Normal POST dan PC dalam keadaan baik
- Beep terus menerus : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
- Beep pendek berulangulang : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
- 1 beep panjang 1 beep pendek : Masalah Motherboard
- 1 beep panjang 2 beep pendek : Masalah bagian VGA Card (mono)
- 1 beep panjang 3 beep pendek : Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
- 3 beep panjang : Keyboard error
- 1 beep : blank monitor VGA card sirkuit
- Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi Pesan/Peringatan Kesalahan melalui POST (Power on Self-Test)
- Pengenalan Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Aktifasi Sistem OperasiDan Menjalankan Program Aplikasi
- Aktifasi Sistem Operasi
- Booting terhenti setelah berhasil melaksanakan POST : Instalasi fisik hard disk, setting device, prioritas boot pada CMOS setup bermasalah, Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Kinerja booting sampai ke windows berlangsung dengan lambat : Manajemen memori bermasalah, Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, ada file yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder Monitor.
- Windows explorer tidak dapat dijalankan, tidak dapat mengcopi, mengganti nama file dan lain-lain : Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Start menu tidak dapat dijalankan : Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Prosedur Shutdown tidak dapat dilaksanakan : Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Prosedur Shutdown berhenti sebelum komputer benar-benar mati : Reset CMOS battery, Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, ada file yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Aktivasi Program Aplikasi
- Program tidak ada di start menu, desktop : Shortcut terhapus, File program aplikasi rusak, expire, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Program tidak dapat dijalankan : Manajemen memori bermasalah, Setting resolusi monitor bermasalah, Registrasi program, expire, Instalasi program tidak lengkap, File program aplikasi rusak, file yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Kinerja program lambat : Manajemen memori bermasalah, Prosessor bermasalah, File program aplikasi rusak, file ada yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Program selalu meminta CD : Instalasi program tidak lengkap, Setting program, File program aplikasi rusak, file yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Fungsi-fungsi menu tidak dapat dijalankan : File program aplikasi rusak, file ada yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Tidak ditemukan file data, tidak dapat membu-ka file data atau ekstensi file data berubah : File program aplikasi rusak, file ada yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
- Serial Port yaitu saluran yang menyalurkan data input/output secara serial atau COM.
- Paralel Port yaitu saluran yang menyalurkan data input/output secara paralel atau LPT.
- USB Port atau Universal Serial Bus yaitu port serial yang bersifat Universal (umum).
- Expantion Slot yaitu slot yang digunakan untuk menancapkan (memasang) card peripheral tambahan. Slot ekspansi ada 3 macam ISA, EISA, PCI dan AGP.
- Selain itu termasuk juga saluran atau port untuk mouse dan keyboard, VGA dan lain-lain yang terhubung dengan peralatan di luar.
- Prosedur Test
- Semua peralatan dipasang pada port yang sesuai. Khusus mouse sebaiknya bergantian (PS/2 atau COM 1 atau COM 2, atau USB).
- Booting komputer, POST akan mengecek semua saluran I/O dan alamat I/O. Jika tidak ada masalah maka semua I/O yang tersedia berfungsi dengan baik.
- Pengecekkan fungsi Keyboard dan Mouse.
- Pengecekkan tampilan pada layar monitor, jika tidak ada masalah maka setting layar monitor dapat dimaksimalkan.
- Pengecekkan paralel port dan USB melalui program aplikasi Microsoft word.
- Pengecekkan pembacaan disk dan CDROM melalui Windows Explorer.
- Pengecekkan kemungkinan-kemungkinan kerusakan hardware dan software. Instalasi komponen hardware, secara bergantian dilepas dan dipasang kembali (saat melepas dan memasangkomponen hardware kondisi PC harus dimatikan terlebih dahulu) kemudian komputer dihidupkan kembali. Amati dan catat kondisi yang terjadi. Pengecekkan pada PC, apabila driver hardware dihapus dan kemudian diinstal kembali.
- Keyboard tidak bekerja : Hubungan Keyboard dan PC bermasalah, Keyboard rusak atau saluran keyboard di Motherboard rusak
- Mouse tidak bekerja (PS2/Com/USB) : Hubungan Mouse dan PC bermasalah, Mouse rusak atau saluran mouse (PS2/Com/USB) di Motherboard rusak
- Monitor Tidak Dapat menampilkan gambar : Hubungan antara VGA card dan monitor bermasalah, VGA card bermasalah, Monitor bermasalah
- Monitor menampilkan resolusi dan warna tidak optimal : Setting driver monitor, Hubungan antara VGA card dan monitor bermasalah, VGA card brmasalah, Monitor bermasalah
- Print preview pada program aplikasi tidak dapat dilakukan : Driver printer belum terintsall
- Print tidak dapat dilaksanakan (Printer melaui LPT/USB) : Driver belum benar, Hubungan printer dengan LPT/USB bermasalah, Power belum aktif, Tidak tersedia kertas atau tinta tidak tersedia, Catride tinta tidak ada, Printer rusak
- Mencetak tidak sesuai dengan yang diinginkan, misal berulang-ulang, hal tidak sesuai dll : Setting printer belum sesuai
- Disk dan CD ROM tidak terdeteksi : Hubungan instalasi fisik dan power disk/CD ROM dengan motherboard bermasalah, Setup di BIOS belum sesuai, Aktifasi hardware diskdrive di windows bermasalah
- Disk atau CD ROM Tidak dapat membaca data : Disket/CD ROM yang dibaca bermasalah, Head atau sensor baca (optic) bermasalah, mungkin kotor, setting fisik berubah atau sudah lemah (rusak)
- Hardware / Perangkat keras
- Monitor : Monitor mati, Monitor blank, Monitor menampilkan gambar tidak proporsional, Warna tampilan tidak sesuai aslinya, Monitor berkedip-kedip.
- Motherboard : CPU mati, Komputer cepat panas dan atau hang, Kinerja komputer lambat, Tidak dapat shuddown, Komputer selalu meminta setup CMOS
- Port Paralel (LPT) : Tidak dapat mencetak di printer, Tidak dapat melakukan hubungan komunikasi dengan computer lain melaui Laplink dengan parallel port
- Port Serial : Mouse melalui serial port tidak dapat digunakan, Peralatan eksternal lain yang melaui serial port tidak dpat digunakan, seperti modem eksternal.
- Port Game : Tidak dapat atau akses melaui joystick yang terpasang di port game kacau
- Port USB : Mouse atau perlatan eksternal lain yang terpasang di port USB tidak dapat bekerja tau kacau, Peralatan lain seperti printer, flash memory, scanner, kamera digital.
- VGA Card : CPU mati, Gambar kacau, Setting tidak maksimal, Tidak dapat mengakses program tertentu, Akses grafik lambat
- Sound Card : Tidak ada atau kacau suara yang keluar di speaker aktif
- RAM : CPU mati, Memori yang terbaca pada saat POST tidak sesuai, Akses program lambat
- Prosessor : CPU mati, Prosessor cepat panas, Prosessor sering Hang
- Chip BIOS : CPU mati, Tidak dapat booting, Tidak dapat melakukuan identifikasi hardware dan POST
- Hard disk : Tidak terdeteksi BIOS, Tidak dapat booting, Cepat Hang, Akses program lambat, Disk drive Tidak dapat membaca /menulis /memformat/menghapus isi disk
- CD/DVD ROM Read/Write : Tidak dapat membaca/menulis /memformat CD/DVD, Kabel Data Hardisk,diskdrive,CDROM tidak terdeteksi atau tidak dapat diakses
- Power Supply : CPU mati
- Panel depan CPU : Saklar/lampu mati dan CPU tidak dapat dihidupkan
- Keyboard : Keyboard mati, tidak terdetekdi BIOS, Tombol ada yang tidak dapat digunakan
- Mouse : Mouse tidak terdeteksi windows & tidak dapat digunakan, Salah satu fungsi mouse tidak dapat digunakan
- Speaker aktif : Speaker mati, Suara speaker tidak keluar.
- Printer : Printer mati, Selalu muncul warning di monitor, Mencetak tidak sesuai setting, Catridge/pita tidak terdeteksi, Tinta/pita habis atau buram, Print kertas double
- TV tuner : TV tuner mati, Gambar tidak jelas, Tidak dapat menyipan ke memori, Suara tidak ada
- Modem : Modem mati, Tidak dapat menghubungi provider (ISP), Akses internet lambat
- Scanner : Scanner mati, Tidak dapat membaca berkas/blank, Hasil scan pecah-pecah
- Flash memory : Flash memory mati, Tidak terdeteksi oleh system operasi, Tidak dapat membaca/menulis/ menghapus data.
- Kamera digital : Kamera mati, Tidak dapat membaca berkas/blank, Hasil foto pecah-pecah
- CD/DVD ROM Read/Write eksternal : Tidak dapat membaca /menulis /memformat CD/DVD
- Software / Perangkat Lunak
- Perangkat lunak BIOS : · Komputer mati, Komputer hidup tapi blank atau tidak ada tampilan di layar dan tidak ada aktivitas, Komputer tidak dapat di setting hardwarenya, setting kacau dan POST tidak jalan.
- Sistem Operasi : Tidak dapat booting, Kinerja booting sampai ke windows berlangsung dengan lambat, Windows exsploler tidak dapat dijalankan, tidak dapat mengcopi, mengganti nama file dan lain-lain, Start menu tidak dapat dijalankan, Prosedur Shutdown tidak dapat dilaksanakan, Prosedur Shutdown berhenti sebelum komputer benar-benar mati
- Program aplikasi : Program tidak ada di start menu, desktop, Program tidak dapat dijalankan, Kinerja program lambat, Program selalu meminta CD, Fungsi-fungsi menu tidak dapat dijalankan, Tidak ditemukan file data, tidak dapat membuka file data atau ekstensi file data berubah
- Disket: : disket sudah rusak/kotor pada lempengan data
- Head disk drive kotor : kemungkinan disebabkan debu menempel di head disk drive
- Motherboard, kabel data: kemungkinan karena soket kabel data sudah aus/tidak kencang atau ada yang putus.
3.TUTORIAL INSTAL ULANG S.O
1. Nyalakan atau restart komputer/ laptop anda, kemudian tekan tombol DEL (Delete). Biasanya untuk masuk ke menu BIOS, tombol yang paling umum digunakan adalah DEL, F1, F2, atau Fn+F2, tergantung manufacturer laptop/ motherboard anda.
2. Akan muncul tampilan menu BIOS seperti gambar di bawah ini. Setelah itu, pindah ke tab Boot dengan menggunakan tombol ◄ ►.3. Anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini. Seperti yang anda lihat pada gambar berikut, bahwa device yang berada di urutan teratas adalah HDD. Jadi komputer/ laptop anda akan melakukan booting pertama kali dari HDD.4. Agar bisa booting dari CD/ DVD, anda perlu menempatkan CD-ROM Drive berada di urutan teratas. Caranya dengan memilih CD-ROM Drive, kemudian geser menggunakan tombol +/- sampai berada di urutan teratas seperti gambar berikut.5. Jangan lupa untuk memasukkan DVD Windows 7 nya pada DVDROM. Kemudian tekan tombol F10 untuk menyimpan hasil setting sekaligus keluar dari menu BIOS.Tidak semua komputer/ laptop memiliki jenis BIOS yang sama. Bisa jadi BIOS yang anda gunakan juga tidak sama dengan yang saya gunakan pada tutorial kali ini.Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel saya mengenai pengertian, fungsi dan macam-macam BIOS.Langkah-langkah Cara Menginstall Windows 7
Baiklah, setting BIOS agar booting dari CD/ DVD selesai. Sekarang waktunya instalasi windows 7. Menginstall windows 7 tidaklah sulit, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini dengan seksama .
1. Langkah pertama, tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi.2. Silakan pilih Indonesian (Indonesia) pada Time and currency format. Untuk Language to install dan Keyboard or input method biarkan default. Kemudian pilih Next.3. Untuk memulai instalasi windows 7. Pilih Install now.4. Centang I accepted the license terms, kemudian pilih Next.5. Saya anggap anda saat ini sedang belajar menginstall sistem operasi windows 7 untuk pertama kalinya. Jadi, silakan pilih Custom (advanced).6. Jika anda ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade sistem operasi windows sekaligus ingin data-data pada partisi lain tidak hilang, cukup delete Disk 0 Partition 2 (partisi C:) dan Disk 0 Partition 1 : System Reserved, nanti otomatis kedua partisi yang anda delete tadi menjadi Unallocated Space.Silakan buat partisi baru lagi (secara otomotis, partisi tersebut menjadi Disk 0 Partition 2) dan jadikan Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows 7, kemudian Next. Bingung? Simak gambar gif dibawah ini. (Untuk pengguna mobile, gunakan browser Chrome agar gambar gif bergerak dengan sempurna)Bagi yang ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade ke windows 7 sekaligus tidak ingin data-data di partisi lain hilang, silakan lewati langkah nomor 7-10. Dan bagi anda yang pertama kali melakukan instalasi windows 7 sekaligus yang HDDnya masih mulus dan belum terinstall sistem operasi windows sebelumnya, silakan lewati langkah nomor 6 ini.7. Langkah selanjutnya yaitu mempartisi ruang harddisk. Pilih Drive options (advanced)> New. Lalu tentukan ukuran partisi/ drive tersebut. Kemudian pilih Apply jika sudah selesai.8. Pilih OK untuk pembuatan system files windows atau yang biasa disebut system reserved partition saja.9. Silakan buat 2 partisi dengan cara yang sama seperti langkah nomor 7. Sebenarnya, berapa banyak partisi tergantung selera masing-masing. Pada tutorial kali ini, saya hanya membuat 2 partisi.10. Silakan pilih Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows. Kemudian pilih Next. Sebenarnya, anda bisa memilih lokasi instalasi dimana saja, tapi saya sarankan anda letakkan di Disk 0 Partition 2.11. Proses instalasi windows 7 berlangsung. Proses ini memakan waktu kurang lebih 20 menit. Selama proses berlangsung, komputer akan reboot/ restart dengan sendirinya beberapa kali.12. Jangan tekan tombol apapun pada keyboard! Hal tersebut akan menyebabkan anda mengulangi proses instalasi dari awal.13. Langkah selanjutnya yaitu memasukkan nama pengguna dan nama komputer. Kemudian pilih Next.14. Langkah berikutnya yaitu membuat password untuk akun Windows. Saran saya, buatlah password yang kuat dengan kombinasi angka dan simbol. Sedangkan untuk password hint, isikan kata atau kalimat yang membantu anda mengingat password anda tersebut. Jika anda tidak ingin menambahkan password, biarkan saja kosong. Kemudian pilih Next.15. Silakan masukkan product key windows 7, kemudian pilih Next. Jika tidak mempunyai product key, anda bisa lewati langkah berikut ini tanpa memasukkan product key. Tetapi, tanpa aktivasi product key, anda hanya dapat menggunakan Windows 7 selama masa trial (30 hari). Selanjutnya pilih Next.16. Untuk Windows Update, silakan pilih Ask me later. Anda bisa memilih Use recommended settings jika DVD windows 7 yang anda miliki original. Tetapi jika tidak, saya sangat menyarankan pilih Ask me later.17. Untuk Time zone/ zona waktu. Pilih (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta.18. Langkah berikutnya yaitu menentukan lokasi jaringan. Silakan pilih Public Network.19. Jika anda menambahkan password untuk akun anda seperti pada langkah no. 14. Anda harus memasukkan password terlebih dahulu untuk masuk ke layar dekstop. Kemudian tekan tombol Enter.20. Well ! Proses instalasi windows 7 selesai.
4.Mendiagnosa Permasalahan pada PC
Langkah awal dari melakukan perbaikan perbaikan terhadap PC adalah kita harus mengetahui letak / kerusakan sehingga kita tidak melakukan kesalahan perbaikan. Langkah diagnosa merupakan langkah pertama yang harus di lakukan . Diagnosa ini meliputi :
- POST
- Diagnosa umum
- Diagnosa mencari dan memecahkan persoalan
a. POST ( Power On Self Test )
adalah serangkaian proses test yang di lakukan oleh pc pada saat booting untuk mengetahui kondisi komponen hardware pendukund pc.
POST di lakukan pada saat booting, memungkinkan user mengidentifikasi, mengisolasi, menemukan kesalahan dan melokalisasi letak kesalahan sehingga dapat menentukan langkah perbaikan yang tepat.
Pada proses ini jika terdapat kerusakan / eror maka komputer akan menampilkan tanda / kode kesalahan.
Kode - kode tersebut berupa :
- Kode suara
- Kode angka
- Kode pesan singkat
Kode kesalahan berupa kode beep / kode angka berbeda - beda tergantung dengan jenis BIOS nya.Prosedur POST (Power on Self-Test)POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :Kode Beep AWARD BIOSKode Beep AMI BIOSKode Beep IBM BIOS
1. 1XX : Keyboard error
2. 101 : System keyboard interupt
3. 2XX : Kerusakan memory
4. 201 : RAM rusak
5. 6XX : Kerusakan POST Floppy Drive
6. 601 : Floppy error / Disket
7. 17XX : Harddisk error
8. 1701 : Kerusakan POST pada Harddisk
Maaf sebenarnya masih banyak lagi kode- kode angka yang lainnya tapi saya hanya mengerti segitu saja.
Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan melalui POST para peserta diklat harus memperaktekkan dan mengamati PC dari saat booting hingga selesai proses POST yang dilakukan oleh BIOS dan membaca buku manual setiap komponen PC, terutama motherboard. Dari situ akan diketahui banyak komponen, kegunaan, spesifikasi dan BIOS yang digunakan, termasuk setting pada BIOS nya.PC yang telah melewati POST (Power on Self-Test) dinyatakan memiliki hardware dan instaslasi yang baik. Permasalahan yang terjadi pada saat komputer telah lolos dari POST akan lebih komplek karena melibatkan fungsi perangkat keras dan lunak yang lebih luas terutama perangkat lunak. Sehingga kemungkinan kesalahan akan semakin banyak. Perangkat lunak yang terpasang di PC dibagi menjadi 2 yaitu sistem operasi dan program aplikasi. Sistem operasi merupakan suatu perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola semua sumberdaya sistem komputer di antaranya perangkat keras, program aplikasi, dan user untuk menjadi suatu sistem yang dapat bekerja dengan baik. Program aplikasi adalah perangkat lunak yang digunakan oleh user untuk melaksanakan pekerjaan atau aplikasi tertentu seperti mengetik, menggambar, menghitung, mendengarkan musik dan lain-lain.Penyimpangan Fungsi Peralatan I/O
PC yang telah melewati POST (Power on Self-Test) dianggap secara hardware dan instaslasinya baik. Tetapi untuk mengetahui kemampuan dan kinerjanya perlu dilaksanakan tes. Khusus untuk perangkat keras, PC menyediakan saluran Input dan Output, diantaranya yaitu :POST akan mencatat dan menguji unit I/O yang terpasang dan sistem operasi akan mengaktifkan fungsi-fungsi I/O tersebut agar dapat digunakan untuk program aplikasi. Adapun gejala yang ditimbulkan sebagai tanda adanya masalah pada unit I/O sangat beraneka macam, seperti : alat tidak bekerja dengan baik, informasi di layar, kode beep, dan lain-lain.Adapun urutan prosedur test yang dilakukan adalah sebagai berikut :Test dilakukan termasuk dengan mengecek driver dari peralatan yang dihubungkan dengan I/O. Karena bisa saja sesuatu peralatan atau komponen yang dipasang dapat bekerja, tetapi tidak optimal karena driver yang digunakan belum sesuai dengan peralatan.Klasifikasi, Identifikasi, dan Penentuan Hipotesa Awal Penyebab MasalahKlasifikasi Permasalahan Pengoperasian PCPermasalahan PC dapat diklasifikasikan menjadi 2 kelompok yaitu: hardware / perangkat keras dan software / perangkat lunak.InternalEksternalIdentifikasi Kemungkinan Penyebab PermasalahanKemungkinan kerusakan menjadi lebih sempit baik secara hardware maupun software, karena dalam banyak masalah keduanya saling terkait. Sebagai contoh, yaitu : hard disk tidak terdeteksi oleh PC, kemungkinan kerusakan ada disekitar hard disk yaitu :Hardware : Hard disk, setting jamper hard disk, Kabel data dan power ke hard disk, Bus I/O pada motherboardSoftware : BIOS settingNB : Bagian-bagian yang sudah diidentifikasi dapat dilakukan pengecekkan, sebaiknya dilakukan dari hardware dulu, baru software. Dengan cara melokalisir seperti di atas dimungkinkan permasalahan akan relatif cepat diketahui.Menentukan Hipotesa Awal Penyebab MasalahUntuk mendukung menentukan hipotesa awal user harus mengetahui semua komponen dan fungsinya pada sistem komputer, serta beberapa data kemungkinan penyebab kerusakan komputer, misalnya : tegangan AC tidak stabil, debu yang lembab di motherboard komputer, head pembaca disk yang kotor, penggunaan tidak sesuai, virus, umur hardware, dll.Kemungkinan kerusakan pada :
1. Power Supply
- menggunakan multi tester
- sambungkan kabel power pin 14 ( warna hijau ) dengan pin kabel ground ( hitam ) dengan menggunakan trigonal.
2. Memory Module
- di lepas dan di pasang kembali
- pada bagian konektor di gosok dengan karet penghapus ( setip )
3. Harddisk Drive
- cek pada kabel power nya
- cek pada kabel IDE / ATA
- jumper setting
4. Batray Cmos
- settingan pada BIOS tidak bisa di ubah jika kita lupa password nya. Dan untuk kembali ke settingan semula dengan menggunakan jumper pada clear CMOS kurang lebih selama 5 detik.























Komentar
Posting Komentar